Assalaamu'alaikum sobat, sebagai muslim ada dua perkara penting yang dapat menyembuhkan keresahan hati, Apa kedua perkara itu ya?
Ketika seseorang tak memiliki ketenangan jiwa, ada dua kemungkinan yang akan ia lakukan, yaitu semakin terperosok kedalam keresahan hati dan yang kedua adalah mampu keluar dari keresahan tersebut. Semua solusi mungkin sudah dilakukan oleh si penderita keresahan hati, namun belum jua menemukan solusi yang tepat untuk menangani keresahan yang tak kunjung selesai ini.
Dalam islam kita sangatlah dianjurkan untul dzikrullah dan dzikrul maut. Dzikrullah adalah mengingat Allah, dimanapun, kapanpun dan dalam kondisi apapun. Sedangkan Dzikrul maut berarti mengingat kematian, karena tak seorang pun mampu memprediksikan kematian seseorang. Dari kedua perkara tersebut (dzikrullah dan dzikul maut) pastilah seorang hamba akan selalu merasa diawasi oleh Allah dalam kondisi apapun dan selalu tawadhu' karena selalu mengingat kematian yang selalu mengintainya, sehingga dalam hidupnya dia akan berjalan lurus dengan syari'at yang telah ditetapkan kebenarannya oleh Allah SWT. Dalam hal ini sangat berkaitan dengan muhasabah atau interospeksi diri. Dari Syadad bin Aus ra, dari Nabi Muhammad SAW, bahwa beliau berkata,
‘Orang yang pandai adalah orang yang menghisab (mengevaluasi) dirinya
sendiri serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang
yang lemah adalah orang yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta
berangan-angan terhadap Allah SWT. (Imam Turmudzi) berkata, ‘Hadits ini
adalah hadits hasan, dan makna sabda Rasul SAW ( دان نفسه ) adalah (
حاسب نفسه في الدنيا قبل أن يحاسب يوم القيامة ) ‘orang yang menghisab
(mengevaluasi diri) di dunia sebelum dihisab pada hari akhir.’. Untuk itu marilah kita selau mengingat Allah dan mengingat kematian untuk evaluasi diri atau muhasabah, agar terciptanya ketenangan jiwa dan hati ini. Sebaik-baik obat adalah "DZIKRULLAH DAN DZIKRUL MAUT".
Wallahu A'laam.

0 comments
Poskan Komentar