Bersyukur itu Indah

Assalaaamu'alaikum sobat. Hari demi hari telah kita jalani dengan cepat. Ketika kita dihadapkan dengan sebuah masalah kecil, dengan ringannya kita mampu menyelesaikannya penuh semangat dan senyuman. Kadang kala, ada masalah besar yang mampu kita selesaikan seperti halnya menyelesaikan masalah kecil. Tapi, apakah semua masalah mampu kita selesaikan? Kadang kala juga, ada masalah besar yang sukar untuk ditaklukkan. Namun permasalahannya bukan terletak di "finish"nya. Seperti halnya suatu masalah tak mampu kita selesaikan padahal kita sudah bekerja sekuat tenaga kita untuk menyelesaikannya. Ini lah gambaran kehidupan yang haq. Allah lah Penentu sebuah awal dan akhir, begitu juga prosesnya. Yang terpenting dari itu semua adalah "problem solving" nya atau penanganan masalah. Coba bayangkan ada orang yang tanpa perjuangan dia bisa mendapatkan kekayaan. Jika sobat iri dengan orang ini, bisa jadi sobat bukan tipe orang bersyukur. Sekali lagi bukan hasil akhir sobat, tetapi proses penanganannya. Dan bertawakallah sobat, karena Allah menentukan yang terbaik untuk kita.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظّاً غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ -١٥٩-

Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.**Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah Mencintai orang yang bertawakal.(Ali Imron: 159)

------------------------------------------------------------------

**Urusan peperangan dan hal-hal duniawi lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lain.


Ayat diatas menjelaskan bahwa, Allah mencintai orang-orang yang bertawakal. Sudah barang tentu, orang yang bekerja keras dengan tulus karena Allah lebih mulia dibanding orang yang duduk-duduk tiba-tiba sudah kaya. Inilah keindahan kehidupan, Allah berlaku adil terhadap semua makhluq-Nya, tak terkecuali engkau sobat. Jangan pula merasa minder sama yang punya kelebihan. Sobat, memang kelebihan temanmu bukan kelebihan sobat, tetapi kelebihan sobat adalah anugrah yang Allah berikan kepada sobat. Di dunia ini ada banyak orang yang bahagia, namun diantara mereka semua ada yang paling bahagia dan bahagianya pun kekal abadi, dia adalah orang yang selalu bertawakal, berikhtiar dan bersyukur.

أُولَـئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَـئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ -١٥٧- 

Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami Berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya. (Al-Baqarah: 157)

Seekor semut pun selalu bersyukur, kenapa kita tidak. Semoga bermanfaat sobat. Wassalaamu'alaikum.
Abu Tufaiq
Jogja, 16 Januri 2012

0 comments

Archieve



"Ilmu akan mengalir deras penuh manfaat apabila dialirkan dengan penuh keikhlasan."